Tugas 3
Bahasa Indonesia
Penggunaan Tanda Titik (.)
( Tugas 3 Ini Ditulis Sebagai Tugas Individu Mata Kuliah Baha
sa Indonesia )
DISUSUN OLEH :
ERNA SELVIYANTI
5215080282
TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2009
DI KUTIP DARI SKRIPSI :
KORELASI ANTARA HASIL BELAJAR PELAJARAN ILMU LISTRIK DENGAN SIKAP HEMAT ENERGI LISTRIK DI RUM
AH TANGGA PADA SISWA SMK
SUATU STUDI DI SMK RISTEK KIKIN JAKARTA-JAKARTA TIMUR
W I J A Y A
5115921868
Skripsi ini ditulis untuk Memenuhi Persyaratan dalam Mendapatkan Gelar Sarjana pendidikan
TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
AGUSTUS 2000
DAFTAR ISI
Hal
MOTTO ……………………………………………………………………. i
ABSTRAK ………………………………………………………………… . ii
LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI ……………………………………… iv
KATA PENGANTAR ……………………………………………………… v
DAFTAR ISI ……………………………………………………………….. vii
DAFTAR TABEL ………………………………………………………….. xi
DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………. xii
DAFTAR LAMPIRAN …………………………………………………….. xiii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………. 1
Latar Belakang Masalah ………… …………………... 1
Identifikasi Masalah …………………………………… 7
Batasan Masalah ……………………………………… 8
Perumusan Masalah ……………………………………. 8
Definisi Operasional …………………………………… 8
Tujuan Penelitian ……………………………………… 9
Kegunaan Penelitian …………………………………… 9
BAB II PENYUSUNAN KERANGKA TEORITIS DAN
PENGAJUAN HIPOTESIS ……………………………….. 10
Deskripsi Teoritis ………………………………………. 10
A.1 Hakikat Belajar ……………………………………. 10
A.2 Hakikat Hasil Belajar ……………………………… 12
A.3 Hakikat Hasil Belajar Pelajaran Ilmu Listrik ……… 13
A.4 Hakikat Sikap Hemat Energi Listrik ………………. 26
A.5 Penghematan Energi Listrik di Rumah Tangga …… 34
B. Kerangka Berfikir ……………………………………… 37
C. Hipotesis Penelitian …………………………………….. 42
BAB III METODOLOGI PENELITIAN……………………………. 43
Tujuan Operasional penelitian ………………………… 43
Tempat dan Waktu Penelitian …………………………. 43
Metode Penelitian ……………………………………… 43
Variabel Penelitian ……………………………………. 44
Teknik Pengambilan Sampel …………………………… 44
Teknik Pengumpulan Data ……………………………… 45
F.1 Tahapan Persiapan …………………………………. 45
F.2 Tahapan Pelaksanaan Pengumpulan Data ………….. 46
G. Instrumen Penelitian …………………………………….. 46
G.1 Konsepsi ……………………………………………. 46
G.2 Hasil Uji Coba Instrumen …………………………… 47
G.2.1 Uji Validitas Instrumen ………………………. 47
G.2.2 Uji Reliabilitas Instrumen ……………………... 48
H. Teknik Analisi Data ………………………………………. 49
H.1 Pengorganisasian Data ……………………………….. 49
H.2 Analisis Data ………………………………………… 49
F. Teknik Pengujian Hipotesis ………………………………. 50
BAB IV HASIL PENELITIAN………………………………………... 52
Deskripsi Data …………………………………………… 52
A.1 Variabel Hasil belajar Pelajaran Materi Ilmu Listrik … 52
A.2 Variabel sikap Hemat Energi Listrik di Rumah Tangga 54
B. Pengujian Persyaratan Analisis …………………………… 56
B.1 Uji Keacakan ………………………………………… 56
B.2 Uji Normalitas ……………………………………….. 56
C. Pengujian Hipotesis Penelitian …………………………… 57
D. Pembahasan Hasil Penelitian …………………………….. 58
E. Keterbatasan Penelitian …………………………………. 60
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN…………………. 62
Kesimpulan ……………………………………………….. 62
Implikasi ………………………………………………….. 63
Saran ……………………………………………………… 65
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………. 66
LAMPIRAN…………………………………………………………………… 68
RIWAYAT HIDUP PENULIS………………………………………………… 118
PENULISAN TANDA TITIK DAN PERBAIKANNYA
Seperti ; PLTA, PLTG, PLTD, PLTN, PLTPB dan lain-lain.
Perbaikan
Seharusnya setelah kata “seperti” tidak menggunakan tanda titik koma, tetapi menggunakan tanda titik dua.
Seperti : PLTA, PLTG, PLTD, PLTN, PLTPB dan lain-lain.
Walaupun demikian perlu ditegaskan bahwa tidak semua perubahan tingkah laku akibat pengalaman dikatakan belajar, seperti ; kelelahan fisik, adaptasi indera, ataupun pengaruh obat-obatan, tidak dianggap sebagai perubahan yang disebabkan proses belajar.
Perbaikan
Penggunaan tanda titik koma seharusnya diganti dengan tanda titik dua menjadi, walaupun demikian perlu ditegaskan bahwa tidak semua perubahan tingkah laku akibat pengalaman dikatakan belajar, seperti : kelelahan fisik, adaptasi indera, ataupun pengaruh obat-obatan, tidak dianggap sebagai perubahan yang disebabkan proses belajar.
Pelajaran Ilmu Listrik adalah salah satu mata pelajaran program kejuruan
Perbaikan
Seharusnya setelah kata kejuruan menggunakan tanda titik, karena merupakan akhir kalimat.
Pelajaran Ilmu Listrik adalah salah satu mata pelajaran program kejuruan.
Pada sub pokok bahasan macam-macam sumber energy listrik dibahas tentang macam-macam sumber energy, antara lain ;
Elemen Elektro Kimia
Akumulator.
Akumulator Timbel.
Akumulator Alkali.
Elemen Kering/ Baterai.
Termo Elemen.
Solar Sel.
Generator/ Dinamo.
Generator arus bolak balik.
Generator arus searah.
Perbaikan
Sesudah kata “antara lain” seharusnya tanda titik dua.
Pada sub pokok bahasan macam-macam sumber energy listrik dibahas tentang macam-macam sumber energy, antara lain :
Elemen Elektro Kimia
Akumulator.
Akumulator Timbel.
Akumulator Alkali.
Elemen Kering/ Baterai.
Termo Elemen.
Solar Sel.
Generator/ Dinamo.
Generator arus bolak balik.
Generator arus searah.
Beberapa sikap dapat dikemukakan misalnya; gemar akan uang (konsep tentang uang), napsu untuk memperoleh ketenaran, membenci orang asing atau hormat terhadap doktrin-doktrin ilmiah, selanjutnya mereka berpendapat bahwa sikap adalah daya mental manusia untuk bertindak kearah atau menentang suatu obyek tertentu (“The Nature of attitude”, dimuat dalam Journal of Social Psycology No.4, 1933).
Perbaikan
Setelah kata “misalnya” seharusnya menggunakan titik dua.
Beberapa sikap dapat dikemukakan misalnya : gemar akan uang (konsep tentang uang), napsu untuk memperoleh ketenaran, membenci orang asing atau hormat terhadap doktrin-doktrin ilmiah, selanjutnya mereka berpendapat bahwa sikap adalah daya mental manusia untuk bertindak kearah atau menentang suatu obyek tertentu (“The Nature of attitude”, dimuat dalam Journal of Social Psycology No.4, 1933).
Sikap juga mempunyai komponen-komponen yang berkaitan erat antara satu dengan yang lainnya, yaitu ;
Unsur kognisi atau pengetahuan dari pada sikap yang terdiri dari keyakinan individu yang bersangkutan tentang obyek tersebut.
Unsur perasaan, feeling (afektif), dari sikap menunjukkan arah perasaan.
Perbaikan
Seharusnya menggunakan tanda titik dua setelah kata “yaitu”.
Sikap juga mempunyai komponen-komponen yang berkaitan erat antara satu dengan yang lainnya, yaitu :
Unsur kognisi atau pengetahuan dari pada sikap yang terdiri dari keyakinan individu yang bersangkutan tentang obyek tersebut.
Unsur perasaan, feeling (afektif), dari sikap menunjukkan arah perasaan.
Willis, Ratna, Teori-Teori Belajar, Jakarta : Erlangga, 1991
Perbaikan
Seharusnya setelah kata “ratna” tanda titik, setelah kata “teori-teori belajar” diberi tanda titik, dan setelah angka “1991” diberi tanda titik.
Penempatan tahun 1991 seharus nya setelah nama “ratna”.
Willis, Ratna. 1991.Teori-Teori Belajar. Jakarta : Erlangga.
Hemat menurut Prof Sutan Muhammad Zam dan Prof. Dr. Jus Badudu berarti; irit, tidak boros memakai, teliti, penuh perhitungan.
Perbaikan
Seharusnya setelah kata “Prof” di tulis tanda titik, setelah kata “berarti” menggunakan titik dua, dan sebelum kata “ penuh perhitungan” di tulis kata penghubung dan.
Hemat menurut Prof . Sutan Muhammad Zam dan Prof. Dr. Jus Badudu berarti: irit, tidak boros memakai, teliti, dan penuh perhitungan.
Sudjana, Metoda statistika, Bandung : Tarsito, 1992
Perbaikan
Setelah nama di beri tanda titik, setelah kata “metoda statistika” diberi tanda titik, setelah 1992 diberi tanda titik, dan penulisan angka tahun sebaiknya setelah nama.
Sudjana.1992.Metoda statistika. Bandung : Tarsito.
Roestiyah, N.K, Masalah-Masalah Keguruan, Jakarta : Bina Aksara,1986
Perbaikan
Setelah nama di beri tanda titik, setelah kata “masalah-masalah keguruan” diberi tanda titik, setelah 1986 diberi tanda titik, dan penulisan angka tahun sebaiknya setelah nama.
Roestiyah, N.K.1986. Masalah-Masalah Keguruan. Jakarta : Bina Aksara.
CATATAN KAKI (FOOT NOTE)
Winarno Surakhmad dan Ellya Roose H.N, Psikologi Umum dan Sosial, (Jakarta, CV Jasanku,1979) h.122-123
Winarno Surakhmad dan Ellya Roose H.N, Op.Cit., h. 127
Sutan Muhammad Zam dan Jus Badudu, Op.cit, h.322
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi, Dasar-Dasar Evaluasi pendidikan, Jakarta : Bumi Aksara, 1996
Arismunandar, Artono, Penyedian Energi Listrik di Indonesia, Kumpulan Hasil Seminar Energi Dalam PJP-II Kesempatan dan Kesempitannya, Jakarta : Yayasan Institut Indonesia untuk Ekonomi Energi, 1996
Azwar, saifudin, Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya, Yogyakarta : Pustaka, 1995
Badan Koordinasi Energi Nasional, Rencana Untuk Konservasi Energi Nasional, Jakarta : Tim Tetap Konservasi Energi, 1995
Gagne, Robert M, Prinsip-Prinsip Belajar untuk Pengajaran, Surabaya: Usaha Nasional, 1998
SELESAI~
DI POSTKAN OLEH ERNA SELVIYANTI 5215080282

.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar