Tugas 4
Bahasa Indonesia
AspekPenalaran
( Tugas 4 Ini Ditulis Sebagai Tugas Individu Mata Kuliah Bahasa Indonesia )
DISUSUN OLEH :
ERNA SELVIYANTI
5215080282
TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2009
DI KUTIP DARI SKRIPSI :
KORELASI ANTARA HASIL BELAJAR PELAJARAN ILMU LISTRIK DENGAN SIKAP HEMAT ENERGI LISTRIK DI RU
MAH TANGGA PADA SISWA SMK
SUATU STUDI DI SMK RISTEK KIKIN JAKARTA-JAKARTA TIMUR
W I J A Y A
5115921868
Skripsi ini ditulis untuk Memenuhi Persyaratan dalam Mendapatkan Gelar Sarjana pendidikan
TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
AGUSTUS 2000
DAFTAR ISI
Hal
MOTTO ……………………………………………………………………. i
ABSTRAK ………………………………………………………………… . ii
LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI ……………………………………… iv
KATA PENGANTAR ……………………………………………………… v
DAFTAR ISI ……………………………………………………………….. vii
DAFTAR TABEL ………………………………………………………….. xi
DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………. xii
DAFTAR LAMPIRAN …………………………………………………….. xiii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………. 1
Latar Belakang Masalah ………… …………………... 1
Identifikasi Masalah …………………………………… 7
Batasan Masalah ……………………………………… 8
Perumusan Masalah ……………………………………. 8
Definisi Operasional …………………………………… 8
Tujuan Penelitian ……………………………………… 9
Kegunaan Penelitian …………………………………… 9
BAB II PENYUSUNAN KERANGKA TEORITIS DAN
PENGAJUAN HIPOTESIS ……………………………….. 10
Deskripsi Teoritis ………………………………………. 10
A.1 Hakikat Belajar ……………………………………. 10
A.2 Hakikat Hasil Belajar ……………………………… 12
A.3 Hakikat Hasil Belajar Pelajaran Ilmu Listrik ……… 13
A.4 Hakikat Sikap Hemat Energi Listrik ………………. 26
A.5 Penghematan Energi Listrik di Rumah Tangga …… 34
B. Kerangka Berfikir ……………………………………… 37
C. Hipotesis Penelitian …………………………………….. 42
BAB III METODOLOGI PENELITIAN……………………………. 43
Tujuan Operasional penelitian ………………………… 43
Tempat dan Waktu Penelitian …………………………. 43
Metode Penelitian ……………………………………… 43
Variabel Penelitian ……………………………………. 44
Teknik Pengambilan Sampel …………………………… 44
Teknik Pengumpulan Data ……………………………… 45
F.1 Tahapan Persiapan …………………………………. 45
F.2 Tahapan Pelaksanaan Pengumpulan Data ………….. 46
G. Instrumen Penelitian …………………………………….. 46
G.1 Konsepsi ……………………………………………. 46
G.2 Hasil Uji Coba Instrumen …………………………… 47
G.2.1 Uji Validitas Instrumen ………………………. 47
G.2.2 Uji Reliabilitas Instrumen ……………………... 48
H. Teknik Analisi Data ………………………………………. 49
H.1 Pengorganisasian Data ……………………………….. 49
H.2 Analisis Data ………………………………………… 49
F. Teknik Pengujian Hipotesis ………………………………. 50
BAB IV HASIL PENELITIAN………………………………………... 52
Deskripsi Data …………………………………………… 52
A.1 Variabel Hasil belajar Pelajaran Materi Ilmu Listrik … 52
A.2 Variabel sikap Hemat Energi Listrik di Rumah Tangga 54
B. Pengujian Persyaratan Analisis …………………………… 56
B.1 Uji Keacakan ………………………………………… 56
B.2 Uji Normalitas ……………………………………….. 56
C. Pengujian Hipotesis Penelitian …………………………… 57
D. Pembahasan Hasil Penelitian …………………………….. 58
E. Keterbatasan Penelitian …………………………………. 60
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN…………………. 62
Kesimpulan ……………………………………………….. 62
Implikasi ………………………………………………….. 63
Saran ……………………………………………………… 65
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………. 66
LAMPIRAN…………………………………………………………………… 68
RIWAYAT HIDUP PENULIS………………………………………………… 118
ASPEK PENALARAN
Penalaran Induktif
Hubungan (Sebab – Akibat)
Kegiatan belajar mengajar ditujukan untuk dapat mencapai manusia Indonesia yang memiliki karakteristik seperti dijelaskan dalam rumusan tujuan pendidikan nasional, ini merupakan inti kegiatan pendidikan yaitu kegiatan belajare mengajar.
*Perbaikan pada kalimat diatas tidak menyatakan sebab akibat melainkan hubungan
akibat – sebab seharusnya, inti kegiatan pendidikan yaitu kegiatan belajare mengajar
kegiatan tersebut bertujuan ditujukan untuk dapat mencapai manusia Indonesia yang
memiliki karakteristik seperti dijelaskan dalam rumusan tujuan pendidikan nasional.
Tujuan tentang mata pelajaran ilmu kelistrikan adalah agar siswa mampu menggunakan konsep ilmu listrik untuk menganalisis rangkaian listrik ini merupakan bagian kegiatan pendidikan yaitu kegiatan belajar mengajar.
*Perbaikan pada kalimat diatas tidak menyatakan sebab akibat melainkan hubungan
akibat – sebab seharusnya, bagian kegiatan pendidikan yaitu kegiatan belajar mengajar.
Khususnya tentang mata pelajaran ilmu kelistrikan memiliki tujuan yaitu agar siswa
mampu menggunakan konsep ilmu listrik untuk menganalisis rangkaian listrik.
Memperoleh informasi tentang korelasi antara hasil belajar pelejaran ilmu listrik dengan sikap hemay energy listrik siswa SMK, merupakan inti tujuan dari permasalahan yang akan saya teliti.
*Perbaikan pada kalimat diatas tidak menyatakan sebab akibat melainkan hubungan
akibat – sebab seharusnya, inti tujuan dari permasalahan yang akan saya teliti adalah
memperoleh informasi tentang korelasi antara hasil belajar pelejaran ilmu listrik dengan
sikap hemay energy listrik siswa SMK.
Sektor listrik memegang peran kunci bagi keseimbangan produksi konsumsi energy dimasa mendatang sebab pola konsumsi energy masyarakat makin lama makin bergeser kelistrik.
*Perbaikan pada kalimat diatas tidak menyatakan sebab akibat melainkan hubungan
akibat – sebab seharusnya, pola konsumsi energy masyarakat makin lama makin bergeser kelistrik, karena Sektor listrik memegang peran kunci bagi keseimbangan produksi konsumsi energy dimasa mendatang
GENERALISASI
Memberikan tambahan wawasan bidang keilmuan khusnya bagi penulis dan umumnya bagi mahasiswa UNJ.
*Perbaikan kalimat diatas menjelaskan secara khusus ke umum, jadi seharusnya umum
ke khusus ( merinci ) menjadi, memberikan tambahan wawasan bidang keilmuan
umumnya bagi penulis dan khususnya bagi mahasiswa UNJ.
Perubahan –perubahan tersebut dapat dikatakan bersifat dinamis, karena akan bergerak sesuai dengan perkembangan dan kemampuan pada diri orang tersebut, seseorang dikatakan belajar jika pada diri seseoramg tersebut terjadi suatu proses kegiatan yang mengakibatkan perubahan tingkah laku positif.
*Perbaikan kalimat diatas menjelaskan secara khusus ke umum, jadi seharusnya umum
ke khusus ( merinci ) menjadi, Seseorang dikatakan belajar jika pada diri seseoramg
tersebut terjadi suatu proses kegiatan yang mengakibatkan perubahan tingkah laku
positif. Perubahan –perubahan tersebut dapat dikatakan bersifat dinamis, karena akan
bergerak sesuai dengan perkembangan dan kemampuan pada diri orang tersebut.
Konservasi energy merupakan semua langkah yang diambil kearah menurunkan berbagai kehilangan energy pada semua taraf pengelolaan dan exploitasi, pengangkutan, pemrosesan sampai pemanfaatannya merupakan bagian dari hemat energy listrik yang juga merupakan bagian dari konservasi energy.
*Perbaikan kalimat diatas menjelaskan secara khusus ke umum, jadi seharusnya umum
ke khusus ( merinci ) menjadi, hemat energy listrik merupakan bagian dari konservasi energy sedangkan konservasi energy merupakan semua langkah yang diambil kearah menurunkan berbagai kehilangan energy pada semua taraf pengelolaan dan exploitasi, pengangkutan, pemrosesan sampai pemanfaatannya
SILOGISME
Hasil belajar merupakan bagian dari aspek tingkah laku. ( premis mayor )
Aspek tingkah laku memiliki beberapa bagian yaitu aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan ( premis minor )
Hasil belajar memiliki beberapa bagian yaitu aspek pengetahuan, sikap, dan
Keterampilan ( kesimpulan )
*Perbaikan silogisme diatas terbalik posisi antara premis mayor dan minor seharusnya,
Aspek tingkah laku memiliki beberapa bagian yaitu aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan ( premis mayor )
Hasil belajar merupakan bagian dari aspek tingkah laku ( premis minor )
Hasil belajar memiliki beberapa bagian yaitu aspek pengetahuan, sikap, dan
keterampilan ( kesimpulan ).
Energi gerak, cahaya, dan panas merupakan contoh dari enegi listrik
( premis mayor )
Energi listrik adalah salah satu bentuk enegi sekunder ( premis minor )
Energi gerak, panas, dan cahaya merupakan bagian dari energy sekunder ( kesimpulan )
*Perbaikan silogisme diatas terbalik posisi antara premis mayor dan minor seharusnya,
Energi listrik adalah salah satu bentuk enegi sekunder ( premis mayor )
Energi gerak, cahaya, dan panas merupakan contoh dari enegi listrik ( premis minor )
Energi gerak, panas, dan cahaya merupakan bagian dari energy sekunder ( kesimpulan )
Kunci keberhasilan program pemerintah mengenai hemat energy ialah pengertian dan kesadaran pengguna energy listrik untuk mengelola energy seefektif dan seefisien mungkin. ( premis mayor )
Penghematan energy listrik dapat dilakukan atas dua factor yaitu peralatan yang hemat energy listrik dan perilaku pengguna energy listrik ( premis minor )
Kunci keberhasilan dari program pemerintah mengenai energy listrik terdiri atas dua
factor yaitu: peralatan yang hemat energy listrik dan perilaku pengguna energy listrik
( kesimpulan )
*Perbaikan silogisme diatas terbalik posisi antara premis mayor dan minor seharusnya,
Penghematan energy listrik dapat dilakukan atas dua factor yaitu peralatan yang
hemat
energy listrik dan perilaku pengguna energy listrik ( premis mayor )
Kunci keberhasilan program pemerintah mengenai hemat energy ialah pengertian dan kesadaran pengguna energy listrik untuk mengelola energy seefektif dan seefisien mungkin. ( premis minor )
Kunci keberhasilan dari program pemerintah mengenai energy listrik terdiri atas dua factor yaitu: peralatan yang hemat energy listrik dan perilaku pengguna energy listrik
( kesimpulan)
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi, Dasar-Dasar Evaluasi pendidikan, Jakarta : Bumi Aksara, 1996
Arismunandar, Artono, Penyedian Energi Listrik di Indonesia, Kumpulan Hasil Seminar Energi Dalam PJP-II Kesempatan dan Kesempitannya, Jakarta : Yayasan Institut Indonesia untuk Ekonomi Energi, 1996
Azwar, saifudin, Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya, Yogyakarta : Pustaka, 1995
Badan Koordinasi Energi Nasional, Rencana Untuk Konservasi Energi Nasional, Jakarta : Tim Tetap Konservasi Energi, 1995
Gagne, Robert M, Prinsip-Prinsip Belajar untuk Pengajaran, Surabaya: Usaha Nasional, 1998
SELESAI~
DI POSTKAN OLEH ERNA SELVIYANTI 5215080282


.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar